jump to navigation

Ayam Kampung September 18, 2011

Posted by bugurusiti in HOME.
Tags: , ,
trackback

Berawal dari anakku yang seneng memelihara ayam dan suamiku yang tidak mau makan telur ayam petelur dan daging ayam potong, akhirnya sekarang beternak ayam kampung. Waktu itu anakku dikasih 3 ekor ayam kampung oleh ayahku almarhum yang sampai kini aku masih selalu rindu, tapi tak mungkin lagi rinduku ini terobati. Tiga ekor ayam kampung itu terdiri dari satu ekor jantan yang diberi nama Rembo dan dua betina yang diberi nama Rimbi dan Rumbi. Namun sayang Rumbi sakit mata dan kami jual. Tapi dari ketiga ayam itu akhirnya anakku punya banyak ayam yaitu Farhan, Djijibon, Bos Srinthil, Gundul, Fizi, Nadia, Bangkok, Fita, Bila, Susanti dan lain-lain yang aku tidak hafal. Itu nama pendek ayam-ayam anakku, adapun nama panjangnya  aku tidak ingat. Kami sangat memperhatikan mereka dari pakan sampai kandangnya, anak-anakku kalau sama ayamnya seperti teman-temannya  saja sangat nurut dengan anak-anakku.

Daging ayam kampung sangat baik dibandingkan ayam potong yang penuh dengan obat-obatan. Apalagi telurnya sangat bagus untuk anak-anak, remaja, dewasa maupun orang tua. Mengapa demikian? Ini saya melihat sendiri karena makanan ayam kami cuma dari makanan sisa kami yang tidak habis kami makan, bekatul, biji-bijian, sayuran seperti bayam, sawi, dong bopong, kubis dan slada. Sayuran ini saya dapat dari pasar sore Gamping yang saya beli habis pulang kuliah atau kalau anak-anak dan suami ada waktu sering main ke sawah dan ambil dong bopong yang banyak di sekitar desa kami.

Kalau makanannya seperti itu berarti daging maupun telurnya tidak mengandung obat dan aman dikonsumsi. Banyak temen-temen yang pesen baik daging maupun telur. Tapi untuk ayam-ayam peninggalan kakungnya sangat mereka sayang sehingga ditawar berapapun sering tidak dikasih sama anak-anak. Yang dijual cuma anak-anaknya. Untuk telur mereka jual Rp. 1500,00 perbutir, tapi kadang bisa berubah menurut harga pasar. Telur kami fress….kata yang sudah menggorengnya lebih mantap daripada beli di pasar.

Berikut foto-foto ayam kampung kami dan lingkungannya:

Ayam makan bayam.

Ayam jalan-jalan

Anak-anak ayam makan bekatul

Telur ayam…kalau malam ditutup rapat.

Angrem

Kandang endog

Comments»

1. apung - July 25, 2012

bu ayamnya bagus2. beli satu pasang berapa?

2. cara menurunkan berat badan - January 11, 2014

Hello there! I could have sworn I’ve visited this site before but after looking at many of the articles I realized it’s new to me.
Regardless, I’m certainly pleased I discovered it and I’ll
be bookmarking it and checking back often!

3. brands of probiotics - October 4, 2014

I got this site from my friend who told me about this site and at the moment
this time I am browsing this site and reading very informative content
at this place.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: